estoria.id — Tangis pecah di rumah duka Nurul Rian Hidayat (33), anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8, di Desa Teja Timur, Kabupaten Pamekasan, Rabu (16/9/2026).

 

Jenazah Rian akhirnya tiba di rumah setelah beberapa hari keluarganya menanti kepastian kabar. Kepulangan itu justru menjadi momen yang sangat berat bagi keluarga, terutama sang istri, Neneng, yang tengah mengandung enam bulan.

 

Begitu jenazah suaminya tiba, Neneng tak mampu menahan kesedihan. Sambil menangis histeris, ia memegangi perutnya dan beberapa kali memanggil "ayah".

 

Sejumlah keluarga langsung memeluk dan berusaha menenangkan Neneng. Namun suasana haru semakin terasa ketika tangis juga pecah dari anggota keluarga lain yang menyaksikan jenazah Rian dibawa masuk ke rumah.

 

Rian meninggalkan Neneng yang sedang mengandung anak kedua mereka. Pasangan tersebut juga telah memiliki seorang anak yang masih berusia sekitar 1 tahun 7 bulan.