Ia menyebut berbagai pihak yang pernah terseret dalam perkara besar telah tercatat dalam basis data Jampidsus. Karena itu, Febrie berharap para juniornya di Gedung Bundar tetap melanjutkan pengusutan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

 

Febrie mengaku merasa seperti "digergaji" ketika dirinya justru dituduh melakukan pemerasan dan TPPU setelah sebelumnya menangani sejumlah perkara besar.

 

"Saya tidak punya IUP tambang, saya tidak pernah minta proyek pemerintah, saya tidak pernah punya konsesi sawit, saya tidak pernah minta kuota impor. Siapa yang terlibat di situ? Gedung Bundar ada databasenya," ungkapnya.

 

Febrie kemudian menitipkan pesan kepada para juniornya di Jampidsus agar tetap menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga kepentingan masyarakat.

 

"Mudah-mudahan, junior-junior saya yang ada di Gedung Bundar akan terus bela kepentingan rakyat dan bangsanya untuk menuju kemakmuran rakyat," lanjut Febrie.