"Ada beberapa pakar, saking pakarnya, dia melontarkan fitnah, tapi sudahlah kita bangsa yang besar bangsa yang kuat, saya mencatat saja, kalau dia sadar saya maafkan," ujarnya.
Tekankan Kejujuran Intelektual
Prabowo kemudian menyampaikan pesan kepada kalangan akademisi dan cendekiawan. Menurutnya, kepakaran harus dibarengi dengan kejujuran dalam menyampaikan pandangan.
Ia menekankan bahwa seorang intelektual memiliki tanggung jawab untuk menjaga kejujuran ketika menggunakan pengetahuan dan kepakarannya.
"Tapi saya ingatkan, kalau Anda punya kepintaran, kalau Anda punya kepakaran, jangan lupa, seorang cendekiawan itu harus jujur, itu namanya kejujuran intelektual, intellectual honesty, apalagi kalian mengabdi kepada kepentingan bangsa lain," paparnya.