Sementara itu, upaya redaksi estoria.id meminta tanggapan sejumlah pihak, termasuk anggota DPRD Sumenep Virzannida Busro Karim, belum memperoleh jawaban hingga berita ini disusun. Redaksi tetap membuka ruang bagi yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan pandangannya mengenai kasus kematian santri di RS BHC Sumenep.