Di sektor pemerintahan, Fauzi menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas kerja dan pelayanan publik.
Ia meminta seluruh pejabat menjalankan tanggung jawab sesuai target pembangunan yang telah disepakati bersama DPRD dan tertuang dalam visi-misi kepala daerah serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Sejumlah indikator menjadi perhatian, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, serta angka kemiskinan.
Fauzi secara khusus menyoroti persoalan pendidikan. Ia berharap tidak ada lagi anak di Kabupaten Sumenep yang harus meninggalkan bangku sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga.
Menurutnya, angka rata-rata lama sekolah menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan manusia. Karena itu, akses pendidikan harus benar-benar terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.