"Sepak bola Afrika Selatan telah kehilangan seorang pemain berbakat, seorang abdi setia olahraga ini, dan seorang pemuda yang masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Semoga jiwanya beristirahat dalam damai abadi," lanjut pernyataan itu.
Ucapan duka juga datang dari Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie. Ia mengenang Adams sebagai sosok rendah hati yang selalu mengutamakan negaranya.
McKenzie mengungkapkan pernah berbicara langsung dengan Adams ketika sang pemain kehilangan neneknya di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026. Meski sedang berduka, Adams tetap memilih membela negaranya di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
"Saya akan selalu mengingat kerendahan hati dan rasa hormat yang ia tunjukkan. Keputusannya tetap mengenakan seragam tim nasional dan memberikan segalanya untuk negaranya menunjukkan karakter dan profesionalisme yang jauh melampaui usianya," ujar McKenzie.
Jayden Oswin Adams lahir di Cape Town pada 5 Mei 2001. Berposisi sebagai gelandang tengah, ia memulai karier profesional bersama Stellenbosch FC sebelum bergabung dengan Mamelodi Sundowns, salah satu klub terbesar di Afrika Selatan.