Selain mengajarkan ilmu syariat dan tarekat, KH Abdussalam juga membekali para santri dengan ilmu kanuragan. Ia dikenal luas karena membantu masyarakat melalui pengobatan tradisional menggunakan batu plumpang yang hingga kini masih tersimpan di kompleks pesantren.

 

Asal Mula Nama Tambakberas

 

Sepeninggal KH Abdussalam, kepemimpinan pesantren diteruskan oleh putra dan menantunya. Salah satu tokoh penting adalah KH Said yang memperkuat pengajaran fikih dan syariat.

 

Dari garis keturunan KH Said lahirlah KH Hasbullah, seorang ulama sekaligus petani sukses yang memiliki hamparan sawah sangat luas di wilayah Jombang.

Ketika musim panen tiba, halaman rumah KH Hasbullah dipenuhi aktivitas menjemur gabah dan beras hasil panen. Gudang-gudang penyimpanan beras juga berdiri di kawasan tersebut.