ESTORIA – Dunia intelijen menyimpan banyak kisah penuh intrik. Salah satu yang paling terkenal adalah operasi rahasia Eli Cohen, agen Mossad yang berhasil menyusup hingga ke lingkaran elite pemerintahan Suriah dan nyaris menduduki jabatan Wakil Menteri Pertahanan.

 

Eli Cohen merupakan warga kelahiran Mesir yang direkrut badan intelijen Israel, Mossad, pada 1954. Dalam menjalankan misinya, ia menggunakan identitas palsu sebagai Kamel Amin Thaabet, seorang pengusaha tekstil sukses yang dikisahkan pernah menetap di Argentina sebelum kembali ke Suriah.

 

Penyamaran itu dirancang dengan sangat rapi. Berbekal latar belakang sebagai pebisnis kaya sekaligus nasionalis Suriah, Cohen berhasil membangun hubungan dengan sejumlah tokoh penting, termasuk Jenderal Amin al-Hafez ketika masih berada di Argentina.

 

Kepada al-Hafez, Cohen mengaku ingin kembali ke tanah kelahirannya demi membantu membangun Suriah yang saat itu tengah dilanda berbagai persoalan, termasuk korupsi. Cerita tersebut membuat sang jenderal menaruh kepercayaan penuh kepadanya.

 

Saat kembali ke Suriah, Cohen dengan cepat diterima di lingkungan pejabat tinggi dan kalangan militer. Ia rutin menggelar pesta dan jamuan mewah yang menjadi tempat berkumpulnya para petinggi negara. Dari berbagai pertemuan itu, ia diam-diam mengumpulkan informasi penting mengenai strategi pertahanan Suriah tanpa menimbulkan kecurigaan.