Selain Halimah, sejumlah nama sebelumnya juga masuk dalam proses pencalonan, di antaranya CEO Second Chance Properties Mohamed Salleh Marican dan Chairman Bourbon Offshore Asia Farid Khan Kaim Khan. Namun, keduanya tidak memperoleh sertifikasi yang diperlukan untuk melanjutkan pencalonan.
Halimah akhirnya melaju tanpa lawan dalam pemilihan presiden 2017.
Kisah hidupnya pun menjadi sorotan bukan semata karena ia merupakan perempuan pertama yang menjadi Presiden Singapura, tetapi juga karena perjalanan dari kehidupan sederhana—membantu ibunya berjualan makanan—hingga mencapai posisi tertinggi sebagai kepala negara.
Dari warung makan sederhana menuju Istana Kepresidenan, perjalanan Halimah Yacob menjadi salah satu kisah politik paling bersejarah di Singapura.