Perjalanan Guruh di dunia seni juga mempertemukannya dengan Guseynova Sabina Padmavati, seorang penari asal Uzbekistan.

 

Keduanya menikah pada 2002. Namun, rumah tangga tersebut berakhir sekitar tujuh tahun kemudian.

Kini, perjalanan panjang Guruh Soekarnoputra telah berakhir.

 

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan duka mendalam atas kepergian Guruh.

 

“Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum tercinta,” ujar Hasto.

 

Menurut Hasto, PDI Perjuangan kehilangan sosok Guruh Soekarnoputra yang dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, sekaligus pejuang partai.