estoria.id – Polemik mengenai keabsahan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai merembet ke lingkungan pendidikan. Di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sebuah madrasah mengambil langkah dengan menurunkan foto Gibran yang sebelumnya terpampang di ruang-ruang kelas.

 

Kebijakan tersebut dilakukan Madrasah Aliyah (MA) Plus Al-Hidayah, Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Langkah itu sontak menjadi sorotan setelah videonya beredar melalui media sosial TikTok.

 

Dalam unggahan akun TikTok @andalaparsayajuga, terlihat seorang pria berseragam putih dan berpeci hitam berada di dalam ruangan yang sebelumnya memasang foto Wakil Presiden. Video tersebut memperlihatkan suasana ruang kelas dengan foto Gibran yang sudah tidak lagi terpampang.

 

Kepala MA Plus Al-Hidayah, Ahmad Zaki Iqbal, membenarkan pencopotan foto tersebut. Ia menyebut, kebijakan itu diberlakukan di seluruh ruang kelas yang sebelumnya memasang gambar Wakil Presiden.

 

Menurut Zaki, pencopotan tersebut bukan sekadar keputusan sementara tanpa batas waktu. Pihak sekolah memilih menunggu kepastian hukum terkait polemik status ijazah Gibran sebelum memutuskan apakah foto tersebut akan kembali dipasang atau justru dilepas untuk selamanya.