Sebelum Merah Putih dikibarkan, semangat kemerdekaan pagi itu terlebih dahulu hadir melalui suara seorang siswi kelas empat SD.

 

Haura bukan sekadar tampil membacakan puisi. Ia membawa pesan tentang Indonesia melalui dua karya—“Ibu Pertiwi” dan “Lukisan Indonesia”—di hadapan ratusan mata yang menyaksikan.