Protes Denny Cagur Soal Rp 223 T Anggaran MBG, Pendidikan Jadi Tumbal

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMFLET. Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Denny Cagur, menyoroti alokasi anggaran MBG yang disebut bersumber dari dana pendidikan. (istimewa/redaksi/estoria)

i

PAMFLET. Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Denny Cagur, menyoroti alokasi anggaran MBG yang disebut bersumber dari dana pendidikan. (istimewa/redaksi/estoria)

ESTORIA – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Denny Cagur, menaruh perhatian serius terhadap sumber pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut mencapai sekitar Rp 223 triliun.

Anggaran tersebut, menurut informasi yang ia terima, berasal dari total dana pendidikan nasional yang nilainya mencapai Rp 769 triliun.

Denny menilai, transparansi mengenai komposisi dan alokasi anggaran menjadi hal mendasar yang tidak boleh diabaikan.

Ia mengingatkan agar publik memperoleh penjelasan yang utuh, terutama jika dana yang digunakan bersumber dari pos pendidikan yang selama ini diperuntukkan bagi peningkatan mutu belajar-mengajar.

Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya kebijakan tersebut.

Ia tidak ingin program yang digagas dengan tujuan baik justru berdampak pada berkurangnya kualitas layanan pendidikan dasar.

“Rakyat harus tahu agar kita bisa bersama-sama mengawasi. Jangan sampai program baru ini justru mengurangi esensi prioritas pendidikan anak bangsa,” ujar Denny, Selasa (3/3).

Sebagai anggota Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga, Denny menekankan bahwa anggaran pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia.

Ia mengingatkan bahwa dana pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik sekolah, tetapi juga menyangkut kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemerataan fasilitas belajar di berbagai daerah.

Ia berharap kebijakan pengalokasian dana untuk program MBG benar-benar dikaji secara matang agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan sektor pendidikan.

Baginya, kualitas pendidikan dasar harus tetap menjadi prioritas utama, terlebih dalam upaya mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

Denny juga menyampaikan harapannya agar kesejahteraan guru di Indonesia semakin diperhatikan.

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk pendidikan semestinya mampu menyentuh berbagai lini penting yang berkontribusi langsung terhadap kemajuan dunia pendidikan.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari dukungan anggaran yang tepat sasaran.

Ia ingin memastikan bahwa kebijakan baru tidak menggeser fokus utama pendidikan, melainkan berjalan selaras dan saling menguatkan.

Denny mendorong adanya penjelasan yang komprehensif dari pemerintah terkait skema pendanaan MBG, sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai arah dan prioritas penggunaan anggaran pendidikan ke depan. (*)

Follow WhatsApp Channel estoria.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Faktor 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Dihentikan Sementara
Warga Sumenep Jadi Tersangka Kasus Ledakan di Semarang
Pesan Mengejutkan SBY di Cikeas: “Great Power Tidak Boleh Tanpa Kontrol!”
Demokrat Kaget, Anies Hadiri Halal Bihalal di Rumah SBY-AHY Tanpa Diundang
KPK Beberkan Kondisi Tersangka Yaqut
WFH Sehari Mulai Digulirkan
KPK Didesak Jelaskan Tahanan Yaqut
KPK Geser OTT ke Cilacap, Tetapkan 2 Tersangka Modus Setoran THR
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 00:10 WIB

Faktor 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Dihentikan Sementara

Rabu, 1 April 2026 - 08:11 WIB

Warga Sumenep Jadi Tersangka Kasus Ledakan di Semarang

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:14 WIB

Demokrat Kaget, Anies Hadiri Halal Bihalal di Rumah SBY-AHY Tanpa Diundang

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:46 WIB

KPK Beberkan Kondisi Tersangka Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 - 09:50 WIB

WFH Sehari Mulai Digulirkan

Berita Terbaru