Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dijadwalkan mengunjungi Ceuta bersama Menteri Dalam Negeri. Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau langsung situasi di lapangan sekaligus merumuskan langkah pemerintah dalam menangani krisis migrasi yang kembali memanas.

 

Mengapa Ceuta Jadi Magnet Migran?

 

Ceuta merupakan kota otonom Spanyol yang terletak di pesisir Afrika Utara, tepat di seberang Selat Gibraltar. Walaupun berada di Benua Afrika dan berbatasan langsung dengan Maroko, wilayah ini secara hukum merupakan bagian dari Spanyol sekaligus Uni Eropa.

 

Status tersebut menjadikan Ceuta sebagai salah satu pintu masuk paling dekat menuju Eropa bagi para migran dari Maroko maupun negara-negara Afrika lainnya. Begitu berhasil menginjakkan kaki di Ceuta, mereka telah berada di wilayah Uni Eropa.

 

Selain faktor geografis, alasan ekonomi menjadi pendorong utama. Banyak migran berharap memperoleh pekerjaan, kehidupan yang lebih layak, hingga kesempatan mendapatkan izin tinggal atau perlindungan hukum di Spanyol.