Keterangan mengenai pekerjaan Susanah juga menjadi perhatian.

 

Iis mengaku selama ini tidak mengetahui adanya warga di Kampung Ciuncal, khususnya RT 01, yang bekerja sebagai pengupas bawang.

 

"Di Kampung Ciuncal ini, terutama di RT 01, tidak ada profesi pengupas bawang ya," kata Iis.

 

Menurut penuturan Iis, Susanah justru sehari-hari mengerjakan kain majun dari rumah pada pagi hari. Pada siang hingga sore, ia disebut bekerja mencuci ompreng di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

Sementara itu, Didim disebut bekerja serabutan. Pekerjaannya antara lain menjadi kuli bangunan dan membantu memperbaiki rumah milik warga.