Salah satu pertimbangan utama adalah kondisi psikologis anak-anak Susanah yang masih berada di rumah.
"Takutnya, khawatirnya mungkin jiwa anak-anaknya belum siap dengan kondisi yang tiba-tiba orang tuanya viral," kata Iis.
Karena itu, wartawan yang ingin melakukan peliputan di sekitar rumah Susanah diminta terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat lingkungan setempat.
Iis juga mengungkapkan, sejumlah pihak pemerintah, termasuk Kementerian Sosial (Kemensos), sempat mendatangi rumah tersebut dan mengambil gambar kondisi keluarga Susanah tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan perangkat lingkungan.
Dengan demikian, keberadaan garis polisi di rumah Susanah bukan disebut sebagai tanda adanya perkara pidana, melainkan bagian dari upaya warga dan perangkat lingkungan mengendalikan keramaian yang muncul setelah keluarga tersebut menjadi sorotan nasional.