Bukan Kebijakannya yang Salah
Meski mengakui MBG gagal dalam pelaksanaannya, Zulkifli menegaskan pemerintah tidak menganggap kebijakan tersebut keliru.
Ia justru menyebut persoalan utama berada pada pelaksanaan dan manajemen program.
“Pelaksanaan yang enggak tepat, salah kita. Bukan kebijakan yang enggak tepat, tapi dalam manajemennya yang tidak tepat dan kita perbaiki,” ujar Zulkifli.
Ia menegaskan MBG tetap harus dijalankan karena menurutnya negara memiliki kewajiban memastikan anak-anak dari keluarga miskin tidak terjebak dalam persoalan kekurangan gizi.
“Kenapa MBG harus dikasih? Karena perintah konstitusi. Tidak boleh orang miskin, anaknya kurang gizi, miskin. Nanti kawin sama orang miskin, anaknya kurang gizi, miskin lagi. Enggak boleh,” katanya.