Prasetyo mengatakan Presiden memberikan perhatian khusus agar masyarakat tidak terdampak oleh kasus yang menjerat salah satu pejabat di kementerian tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Imipas untuk memastikan peristiwa ini tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah menyampaikan keprihatinan atas dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret sejumlah pejabat, termasuk Silmy Karim. Istana berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pemerintahan.
Dalam pernyataannya, Prasetyo juga memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang terus menangani berbagai kasus korupsi. Ia menyebut upaya pemberantasan korupsi membutuhkan kerja sama seluruh lembaga penegak hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kasus yang menjerat Silmy Karim sendiri berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam proses pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing. Penanganan perkara tersebut saat ini masih terus berjalan di tingkat penyidikan.