Bupati optimistis gangguan distribusi tersebut hanya bersifat sementara. Ia berharap pasokan BBM ke Sumenep dapat kembali lancar dalam satu hingga dua hari ke depan sehingga antrean panjang di SPBU tidak lagi terjadi.
"Mungkin saja sehari dua hari ini ada keterlambatan dalam pengiriman bahan bakar ke SPBU. Mudah-mudahan ke depannya lebih bagus," pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU yang memiliki stok Pertalite. Masyarakat berharap Pertamina segera memastikan kelancaran distribusi agar kebutuhan BBM di Kabupaten Sumenep kembali terpenuhi secara normal.