Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar. Menurutnya, antrean yang terjadi diduga berkaitan dengan keterlambatan distribusi bahan bakar ke sejumlah SPBU.
"Misalnya hari ini ada antrean di beberapa pom bensin, berarti ada beberapa keterlambatan yang berkaitan dengan pengiriman bahan bakar," kata Fauzi saat dimintai tanggapan.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi perjalanan yang tidak mendesak selama kondisi distribusi BBM belum sepenuhnya normal.
"Saya rasa kalau tidak penting, menurut saya masyarakat jangan keluar dulu," ujarnya.
Fauzi menilai persoalan distribusi energi yang terjadi saat ini tidak hanya menjadi tantangan di tingkat daerah, tetapi juga dipengaruhi situasi yang lebih luas. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar permasalahan tersebut segera teratasi.
"Kita tahu bersama, hari ini situasi bukan hanya di Indonesia. Problem-problem hari ini, siapa pun pemimpinnya pasti mencari solusi agar tidak terjadi sesuatu yang belum pernah terjadi. Mari kita doakan bersama," tuturnya.