Selain dua komoditas tersebut, kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan minyak goreng juga ikut menekan inflasi pada Mei 2026. Masing-masing komoditas memberikan andil sekitar 0,08 persen.

"Cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan minyak goreng juga menjadi komoditas yang memicu inflasi bulanan," kata Handoyo.

 

Ia menegaskan, data inflasi menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah pengendalian harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

 

"Data ini menjadi penting sebagai acuan pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan ekonomi agar harga-harga bisa kembali stabil dan terjangkau oleh masyarakat," tambahnya.

 

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan pemerintah daerah akan menjadikan data BPS sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan strategi pengendalian inflasi.