Selain itu, investigasi awal juga menemukan adanya peserta yang memiliki penyakit bawaan meski sebelumnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak mengikuti pendidikan.
Donny menyebut beberapa peserta diketahui memiliki riwayat penyakit paru-paru dan jantung. Di sisi lain, faktor cuaca juga diduga memperburuk kondisi kesehatan peserta yang memiliki keterbatasan fisik.
"Mungkin cuaca dan sebagainya sehingga menyebabkan dari kondisi yang sudah terbatas tersebut akhirnya yang bersangkutan meninggal dunia," katanya.
Untuk mengantisipasi risiko kesehatan lebih lanjut, Kementerian Kesehatan telah mengambil langkah pencegahan, terutama terkait potensi penularan penyakit paru-paru kepada peserta lainnya.
Menurut Donny, hasil investigasi menjadi hal penting bagi pemerintah, bukan hanya untuk mengungkap penyebab kematian lima peserta, tetapi juga sebagai bahan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pendidikan SPPI di masa mendatang.