"Kita membutuhkan manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola bisnis, memahami tata kelola keuangan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pelatihan harus benar-benar relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka," tegasnya.
Diketahui, program SPPI gelombang pertama berlangsung pada 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Sebanyak 30.000 calon pengelola KDMP dibiayai oleh Kementerian Koperasi, sedangkan 5.476 calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih memperoleh dukungan pendanaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.