"Program perbaikan rumah yang dilaksanakan Baznas ini sangat membantu masyarakat, karena bantuannya tidak hanya memperbaiki bangunan fisik rumah, tetapi memberikan harapan baru untuk menjalani kehidupannya," katanya.

 

Berdasarkan data Baznas Sumenep, capaian perbaikan rumah selama enam bulan pertama tahun ini terdiri dari 13 unit pada Januari, 15 unit Februari, 5 unit Maret, 14 unit April, 10 unit Mei, dan 9 unit pada Juni.

 

Bupati juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan semangat gotong royong serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar program-program sosial mampu menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

 

Karena itu, ia berharap Baznas terus memperkuat berbagai program pemberdayaan lain, mulai dari bantuan pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan.

 

"Kami ingin sinergi ini mampu menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.