Pada tahap awal, pemerintah masih mendatangkan tabung tersebut dari China untuk kemudian diuji di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Pengujian difokuskan pada aspek keselamatan, termasuk ketahanan tabung terhadap tekanan tinggi serta keamanan katup (valve).

 

Meski menggunakan teknologi baru, pemerintah memastikan harga CNG Merah Putih akan disamakan dengan harga LPG 3 kilogram bersubsidi. Dengan skema tersebut, pemerintah memperkirakan pengeluaran subsidi energi dapat ditekan hingga sekitar 30 persen.

 

Implementasi program akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan kota-kota besar di Pulau Jawa yang telah memiliki jaringan pipa gas. Kementerian ESDM juga telah berkoordinasi dengan SKK Migas untuk memastikan pasokan gas bumi tersedia ketika program mulai dijalankan.