Dalam sidang yang sama, Hegseth mengakui konflik berkepanjangan mulai menguras stok persenjataan Amerika Serikat. Karena itu, Pentagon meminta tambahan anggaran agar produksi senjata dapat dipercepat.
"Kami memerlukan perluasan jalur produksi dan mempercepat pengiriman amunisi," ujar Hegseth.
Ia menyebut beberapa sistem persenjataan yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan produksinya meliputi motor roket padat, bom berpemandu JDAM, senjata hipersonik, serta kemampuan pertahanan anti-drone.
Hegseth juga memperingatkan bahwa jika tambahan anggaran tidak segera disetujui Kongres, Pentagon terpaksa memangkas pos anggaran lain.
"Jika tidak, kami kemungkinan harus memangkas biaya pelatihan di masa depan untuk menutupi kebutuhan tersebut," katanya.