"Kita harus open minded, tidak boleh anti kritik, dan harus mau belanja masalah. Itu bagian dari komunikasi yang baik," tegas Ariek.

 

Kapolresta mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi, khususnya dalam bidang komunikasi publik dan hubungan dengan media. Saat ini, kata dia, Polresta Sumenep sedang memperkuat fondasi serta membenahi sistem kehumasan agar pelayanan informasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

 

"Terutama dalam konteks komunikasi publik dan berkomunikasi dengan teman-teman media, itu sudah menjadi PR kami. Berikan kami ruang dan waktu karena fondasinya sedang kami perkuat dan sistemnya sedang kami benahi," katanya.

 

Ariek juga menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, sinergi yang sudah terjalin harus terus diperkuat melalui komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

 

"Polisi sangat membutuhkan dukungan teman-teman media. Kita tidak bisa besar kalau teman-teman media tidak mendukung. Masyarakat membutuhkan informasi, maka kita juga jangan pelit memberikan informasi," ujarnya.