Komentar serupa juga disampaikan akun @fegito9206. yang mempertanyakan hilangnya bagian pidato tersebut. "Bagian senjata nuklir negara Timur Tengah kok hilang," tulisnya.
Di sisi lain, akun @lunanurwibisana menuding bagian pidato tersebut sengaja dihapus. Dalam komentarnya, akun itu menulis, “Video bahas nuklir yang dicut hilang ya? Keknya kalian mulai capek ngebersihin semua omongan balita tua ini.”
Sementara akun @Poison Rose-p2w, yang mengaku telah menyimpan rekaman sebelum tayangan diduga dipotong, merangkum isi pidato yang menurutnya membahas Iran, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Mesir dalam konteks kepemilikan atau keinginan memiliki senjata nuklir. Akun tersebut juga menyebut rekaman itu masih beredar di platform X.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari Sekretariat Presiden terkait alasan hilangnya potongan pidato tersebut maupun dugaan penyuntingan video di kanal YouTube resmi pemerintah.