Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya menjalani pemeriksaan maraton di Kantor KSOP Utama Tanjung Perak, Surabaya, Kamis (06/08/2026). Pemeriksaan berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 14.45 WIB hingga 19.30 WIB.

 

Ferdinan mengungkapkan, dirinya bersama sejumlah anak buah kapal (ABK) yang selamat masih menjalani proses pemeriksaan intensif sejak dua hari setelah insiden terjadi. Karena proses investigasi masih berlangsung, ia memilih tidak memberikan banyak komentar terkait penyebab maupun penanganan teknis kecelakaan kapal tersebut.

 

Menurutnya, seluruh informasi resmi mengenai perkembangan kasus kebakaran KM Mutiara Sentosa II akan disampaikan oleh manajemen pusat PT ALP maupun pihak Basarnas.

 

Seperti diketahui, KM Mutiara Sentosa II yang melayani rute Surabaya-Makassar mengalami kebakaran hebat di tengah pelayaran pada Minggu (02/08/2026) pagi di perairan utara Sumenep.

 

Berdasarkan data Basarnas, total 238 orang berhasil dievakuasi dari insiden tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 233 orang dinyatakan selamat, sementara lima lainnya meninggal dunia.