estori.id – Kepanikan menyelimuti perairan Selat Lombok pada Rabu (12/08/2026) dini hari setelah Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin yang berlayar dari Bali menuju Lombok dilalap api di tengah perjalanan. Insiden tersebut mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia, sementara proses evakuasi ratusan penumpang dan awak kapal berlangsung dramatis selama beberapa jam.

 

Kapal feri yang berangkat dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, itu mengalami kebakaran sekitar pukul 04.15–04.39 WITA saat melintas di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

 

Berdasarkan data manifes, KMP Putri Yasmin mengangkut 114 penumpang dan 17 awak kapal. Begitu laporan kebakaran diterima, operasi penyelamatan besar-besaran langsung digelar dengan melibatkan lebih dari 200 personel gabungan dari SAR, TNI, Polri, KSOP, serta sejumlah kapal bantuan.

 

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam di atas kapal. Kepulan asap hitam membumbung tinggi dari badan kapal, sementara para penumpang tampak mengenakan jaket pelampung dan menunggu pertolongan.

 

“Hancur sudah. Allahu Akbar,” ujar seorang pria dalam rekaman video yang merekam detik-detik kebakaran tersebut.