estoria.id - Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema bela negara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (18/06/2026), di Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan mengangkat isu perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.

 

Kegiatan bertajuk “Pembekalan Kesadaran Hak bagi Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Status Anak Seorang Ibu dalam Perkawinan Tidak Tercatat dalam Upaya Bela Negara” ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri atas ibu-ibu warga Desa Tampung.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tampung, Sibromulasi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada UNESA atas kepeduliannya dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat desa, khususnya terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak.

 

Menurutnya, pemahaman hukum merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat agar mampu mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan hukum dalam keluarga.

 

“Pemahaman hukum merupakan bekal penting bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sehingga masyarakat Desa Tampung semakin memahami cara melindungi diri dan keluarganya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Sibromulasi.