“Kami ingin masyarakat merasa dilayani dan didengar. Karena itu, pengaduan dan komunikasi menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan. Ketika ada keluhan, harus ada respons dan tindak lanjut yang jelas,” katanya.
Erliyati menjelaskan, peningkatan kualitas layanan rumah sakit tidak cukup hanya melalui pembangunan fasilitas atau modernisasi peralatan medis. Hubungan komunikasi yang baik antara petugas kesehatan dengan pasien dan keluarga juga menjadi faktor penting dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang ideal harus didukung sikap ramah, cepat, profesional, serta mampu memberikan kepastian dan kenyamanan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan layanan medis.
“Rumah sakit bukan hanya tempat untuk mendapatkan tindakan medis. Masyarakat juga harus merasa aman, nyaman, memperoleh informasi yang jelas, dan mendapatkan pelayanan yang manusiawi,” tambahnya.
Melalui penguatan layanan pengaduan tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar berupaya membangun budaya pelayanan yang lebih terbuka dan responsif. Keluhan pasien tidak dipandang sebagai ancaman terhadap citra rumah sakit, melainkan sebagai masukan berharga untuk memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan.