DPRD juga menekankan agar setiap rupiah dalam perubahan anggaran diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar menjadi prioritas. Program yang menyentuh kepentingan masyarakat serta persoalan daerah yang membutuhkan penanganan harus mendapat perhatian utama.
Dengan demikian, perubahan APBD tidak sekadar menjadi proses administratif dan penyesuaian angka, tetapi mampu menghasilkan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin. Hadir dalam agenda itu Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, anggota DPRD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, insan pers serta sejumlah undangan lainnya.