estoria.id -Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswi SMP di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, memasuki tahap penyidikan. Polisi mengungkap tiga anak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut dengan peran yang berbeda.

 

Peristiwa itu terjadi di toilet salah satu sekolah pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 12.00 WIB. Korban diduga diajak menuju toilet sebelum kemudian mengalami kekerasan dan ancaman.

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, penyidik menduga tindakan tersebut dilakukan dengan cara mengancam dan memaksa korban. Polisi juga menemukan dugaan bahwa peristiwa itu direkam.

 

“Modusnya mengajak korban, kemudian mengancam dan memaksa melakukan hubungan seksual. Kejadian tersebut juga diduga direkam,” kata Anang.

 

Hasil penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada tiga anak berinisial M.R, R.P, dan F. Ketiganya diduga memiliki keterlibatan dalam peristiwa tersebut.

 

Menurut Anang, R.P diduga melakukan persetubuhan terhadap korban. Sementara M.R dan F diduga berperan membantu dengan memegang korban.