Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah masih terdapat sinyal telekomunikasi yang tertangkap di sekitar wilayah pencarian.
"Melalui balai monitoring frekuensi yang ada di Banten dan Lampung, kita terus melakukan pengecekan kalau ada sinyal-sinyal yang tertangkap," ujar Nezar.
Data yang diperoleh dari jaringan operator seluler kemudian disampaikan kepada tim SAR untuk dianalisis dan dijadikan salah satu petunjuk dalam operasi pencarian.
Kontak Terakhir di Pulau Sebesi
Dari penelusuran aktivitas komunikasi, Kemkomdigi memperoleh informasi mengenai lokasi kontak terakhir yang terdeteksi.
Sinyal komunikasi terakhir rombongan diketahui terdeteksi pada 7 September 2026 di Pulau Sebesi, wilayah yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau.