"Dari operator seluler kita sudah mendapatkan informasi dan informasi itu sudah diteruskan kepada SAR dan sudah diproses, berupa kontak terakhir di Pulau Sebesi," kata Nezar.
Temuan tersebut menjadi salah satu informasi penting bagi tim pencarian untuk menentukan arah penelusuran berikutnya.
Rombongan yang hilang terdiri dari lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu. Mereka berada di perairan Selat Sunda untuk menjalankan tugas jurnalistik dengan memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus hingga keberadaan mereka belum diketahui.
14 Kapal dan Helikopter Dikerahkan