Menurut dia, efisiensi anggaran tidak berhenti pada pengurangan pengeluaran pemerintah. Dana yang berhasil dihemat, kata Prabowo, diarahkan kembali untuk membiayai program yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam pidatonya mengenai perekonomian 2026, Prabowo sebelumnya menyebut pemerintah telah menghemat lebih dari Rp300 triliun pada tahun pertama pemerintahannya. Penghematan tersebut, menurut dia, kemudian digunakan untuk membiayai MBG dan berbagai kebutuhan produktif lainnya.
Kopdes dan Rantai Distribusi
Selain MBG, Prabowo menjelaskan alasan pemerintah mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Ia mengaitkan program tersebut dengan persoalan panjangnya rantai distribusi kebutuhan pokok. Menurut Prabowo, banyak pihak menjadi perantara antara petani dan konsumen sehingga menciptakan tambahan margin dalam proses distribusi.