Persoalan geografis menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan krisis air bersih di wilayah kepulauan Sumenep. Jarak antarpulau dan keterbatasan akses transportasi membuat distribusi bantuan membutuhkan koordinasi serta dukungan sarana angkut.
Baznas Sumenep memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan akibat kekeringan.
Selain distribusi air bersih, penyediaan sarana seperti jerigen dan tandon diharapkan dapat membantu warga menampung sekaligus mengangkut air, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi di tengah kemarau panjang.