Karena itu, Baznas juga memberikan dukungan biaya akomodasi pengangkutan air bersih, termasuk bagi warga yang harus menggunakan transportasi laut.

 

Salah satunya masyarakat Pulau Bulu Manuk yang harus menggunakan perahu untuk mengambil pasokan air bersih dari wilayah Kecamatan Gayam.

 

“Baznas juga sudah mengirimkan bantuan biaya akomodasi pengangkutan air bersih bekerja sama dengan camat. Harapannya, bantuan ini bisa mengurangi beban warga yang mengalami krisis air bersih di dua kecamatan tersebut,” jelasnya.

 

Di lapangan, pendistribusian air bersih dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan BPBD, pemerintah kecamatan, Babinsa, relawan hingga masyarakat setempat.

 

Kolaborasi lintas unsur tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan air dapat segera diterima warga yang terdampak kekeringan.