Nada Yanuar kemudian semakin tegas ketika mempertanyakan kesanggupan Dirjen Pemasyarakatan dalam membenahi persoalan tata kelola tersebut.
“Pak Dirjen masih sanggup enggak ngurusin ini? Kalau Bapak enggak sanggup, Bapak mundur juga. Semua ini di bawah pengawasan Pak Dirjen. Kalau Pak Dirjen enggak sanggup menata, merotasi, melakukan reward and punishment kepada seluruh petugas lapas, sudah Bapak berhenti, biar digantikan yang lain,” tegas Yanuar.
Ia menilai pengawasan tidak cukup dilakukan setelah muncul persoalan. Inspektorat Jenderal diminta turun secara reguler untuk memastikan tata kelola di lapas dan rumah tahanan berjalan sesuai aturan.
Jangan Ada Kelas di Balik Jeruji
Selain soal mutasi dan pengawasan, Yanuar menyoroti prinsip non-diskriminasi dalam pemasyarakatan.