Sholihin mengaku memperoleh informasi tambahan setelah muktamar berakhir dari seseorang yang disebutnya sebagai bagian dari panitia lokal unsur alumni. Sumber tersebut, menurut dia, memberikan informasi mengenai video yang diduga merekam perpindahan uang di lokasi yang dikaitkan dengan pertemuan tersebut.
Meski demikian, keberadaan dan isi video itu belum cukup untuk memastikan adanya praktik suap. Keaslian rekaman, konteks transaksi, identitas pihak-pihak yang terlibat, serta hubungan peristiwa tersebut dengan pemilihan Rais Aam masih membutuhkan verifikasi independen.
KPKNU meminta dugaan tersebut tidak berhenti sebagai polemik internal organisasi. Mereka mendesak KPK memeriksa informasi yang disampaikan, menelusuri bukti yang tersedia, dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang relevan.
Persoalkan Terpilihnya KH Miftachul Akhyar
Persoalan yang disorot KPKNU tidak hanya menyangkut dugaan aliran uang. Organisasi tersebut juga mempertanyakan hasil pemilihan Rais Aam PBNU yang menetapkan KH Miftachul Akhyar.