Di masa kejayaannya, Sriwijaya mengendalikan jalur perdagangan laut dan menjadi pusat penyebaran agama Buddha di kawasan. Luasnya wilayah kekuasaan membuat Sriwijaya memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas ekonomi dan budaya di Asia Tenggara.
 

3. Filipina Masuk Jejak Ekspansi Majapahit

Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, Majapahit berkembang menjadi kerajaan besar dengan wilayah pengaruh yang sangat luas.
 

Catatan sejarah menyebut sebagian wilayah Filipina pernah masuk dalam jaringan kekuasaan dan pengaruh Majapahit. Ambisi menyatukan Nusantara melalui Sumpah Palapa menjadikan Majapahit sebagai salah satu kekuatan paling dominan di kawasan pada abad ke-14.
 

4. Kamboja dan Jalur Dagang Sriwijaya

Kamboja juga disebut pernah berada dalam pengaruh Sriwijaya. Catatan mengenai hubungan tersebut muncul dari perjalanan pendeta Tiongkok, I-Tsing, yang sempat singgah di Sriwijaya saat melakukan perjalanan ke India.
 

Dengan kekuatan maritimnya, Sriwijaya menguasai perdagangan berbagai komoditas berharga seperti cendana, cengkih, pala, kapur barus, hingga kayu gaharu. Dominasi perdagangan inilah yang memperkuat pengaruh Sriwijaya di Asia Tenggara.
 

5. Timor Leste, Bagian dari Indonesia Sebelum Merdeka

Berbeda dengan negara lain yang terkait lewat sejarah kerajaan, Timor Leste pernah menjadi bagian resmi dari Indonesia pada era modern.
 

Setelah invasi Indonesia ke Timor Timur pada 1975, wilayah bekas jajahan Portugis itu kemudian ditetapkan sebagai provinsi ke-27 Indonesia. Namun melalui referendum tahun 1999 di era Presiden BJ Habibie, mayoritas warga memilih merdeka dan akhirnya berdiri sebagai negara Timor Leste.