Praktik tersebut ternyata tidak hanya terjadi di kalangan pejabat tinggi. Para pegawai, prajurit, hingga pedagang Eropa juga banyak yang menjalani kehidupan bersama perempuan lokal tanpa ikatan pernikahan.

 

Masyarakat pada masa itu kemudian menyebut fenomena tersebut dengan istilah "kumpul Gerbouw". Dalam bahasa Belanda, gerbouw berarti bangunan atau rumah. Istilah itu menjadi sindiran bagi pasangan yang tinggal di bawah satu atap tanpa status pernikahan resmi.