Kebiasaan hidup bersama tanpa pernikahan tidak hanya dilakukan para gubernur jenderal. Sejumlah elite kolonial lainnya juga tercatat menjalani hubungan serupa.
Penasihat Gubernur Jenderal pada masa pemerintahan Thomas Stamford Raffles, Herman Warner Muntinghe, misalnya, disebut hidup bersama beberapa budak perempuan meski telah memiliki istri keturunan Indo-Belanda.
Raffles sendiri dikenal tidak mempermasalahkan hubungan di luar nikah yang dijalani para bawahannya dengan perempuan budak. Sikap tersebut membuat praktik hidup bersama tanpa pernikahan semakin lazim selama masa pemerintahannya di Hindia Belanda.
Sementara itu, sahabat Raffles, Alexander Hare, bahkan disebut memiliki banyak perempuan lokal sebagai pasangan hidup.
Dalam buku Raffles and the British Invasion of Java (2012), sejarawan Tim Hannigan menulis bahwa Hare memanfaatkan jabatan dan pengaruhnya untuk mengeksploitasi perempuan pribumi sebagai "teman hidup".