Dalam momen tersebut, Vilmei memberikan kesempatan kepada pihak yang mengetahui persoalan itu untuk berbicara dan mengakui apa yang terjadi.
Namun, pada awalnya tidak ada karyawan yang secara terbuka mengakui dugaan pengambilan dana tersebut.
Kondisi itu membuat ibu Vilmei ikut kecewa. Ia disebut emosional karena merasa selama ini telah memperlakukan para karyawan dengan baik dan memberikan kepercayaan kepada mereka.
Nama Zahra Disebut
Dalam penelusuran berikutnya, nama Zahra disebut sebagai karyawan yang diduga terlibat dalam pengambilan uang tersebut.
Vilmei menyebut dugaan penarikan dana dilakukan selama sekitar satu tahun. Ia juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan pacar Zahra.