Ia tercatat sebagai hakim konstitusi sejak 2023 dengan masa jabatan hingga 2029.
7. Arsul Sani, Sosok yang Membacakan Bagian Penting soal Dokumen Gibran
Arsul Sani menjadi salah satu nama yang paling disorot dalam putusan perkara tersebut.
Hakim konstitusi yang dilantik pada Januari 2024 itu sebelumnya dikenal sebagai advokat dan aktivis organisasi hukum. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan pernah menjadi asisten pembela umum sukarela di LBH Jakarta.
Dalam perkara Gibran, Arsul membacakan pertimbangan mengenai dokumen pendidikan yang diajukan sebagai dasar penyetaraan.