Pada tahun yang sama, ia merintis Madrasah Diniyah dan Madrasah Ibtidaiyah Qamarul Huda. Setahun kemudian, pada 1963, ia mendirikan Pondok Pesantren Qamarul Huda di Desa Bagu, Lombok Tengah.

 

Pesantren tersebut terus berkembang. Jenjang pendidikan formal kemudian diperkuat dengan pendirian Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada 1968 dan Madrasah Aliyah (MA) pada 1984.

 

Dari lembaga yang dirintisnya itu, TGH Turmudzi membangun ruang pendidikan bagi masyarakat untuk mempelajari ilmu agama sekaligus mempersiapkan generasi penerus ulama.

 

Pesantren Qamarul Huda Menjadi Bagian dari Sejarah NU

 

Peran TGH Turmudzi tidak berhenti pada pengembangan pendidikan di tingkat lokal. Pondok Pesantren Qamarul Huda juga pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama pada 1999.