Dari penjelasan Dokter, pak RT positif Covid-19. Diprediksi sudah satu bulan yang lalu ia positif.

 

Jam 03.00 dini hari ia terbangun sebentar. Teringat akan rutinan shalat tahajudnya yang belum ia laksanakan dan juga bakul sayurnya yang akan ia bawa ke pasar Bringharjo. Dokter yang ada pada saat itu langsung memeriksanya.

 

Selang beberapa menit, dokter keluar dari ruangan ICU dan mengabarkan nyawa pak RT tidak bisa diselamatkan.

 

###

 

Baca Juga:Bullshit Job

Pak RT dipulangkan dan dimakamkan berjarak 200 meter dari rumahnya. Tidak berdasarkan protokol Covid-19. Masyarakat berkeyakinan itu hanya wabah. Urusan mati usrusan Tuhan. Begitulah msayarakat sana meyakininya.