ESTORIA - Portugal menghadapi ujian berat menjelang babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim asuhan Roberto Martinez mulai diterpa sorotan tajam setelah lini serangnya mendadak kehilangan ketajaman di fase grup.
Pada laga terakhir Grup K yang berlangsung di Florida, Minggu (28/06/2026) WIB, Portugal hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia. Meski diperkuat Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes, Joao Felix, hingga Ruben Neves, Selecao gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk membobol gawang lawan.
Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Portugal yang sudah dua pertandingan gagal mencetak gol. Sebelumnya, Ronaldo dan rekan-rekan juga ditahan imbang 0-0 oleh RD Kongo pada laga pembuka grup.
Sepanjang fase grup, satu-satunya pertandingan di mana Portugal tampil tajam adalah saat membantai Uzbekistan 5-0. Dalam laga itu, Cristiano Ronaldo menyumbang dua gol, sementara tiga gol lainnya dicetak Nuno Mendes, Rafael Leao, dan satu gol bunuh diri pemain Uzbekistan, Abduvohid Nematov.
Mandulnya lini depan kini menjadi pekerjaan rumah terbesar Roberto Martinez. Memasuki fase gugur, Portugal tak lagi memiliki ruang untuk melakukan kesalahan. Produktivitas gol akan menjadi faktor penentu jika mereka ingin melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar juara dunia.