Perhatian publik terhadap BRI BO Sumenep belum sepenuhnya lepas dari kasus dugaan kredit fiktif yang menggunakan Surat Keputusan (SK) pensiun milik Abd. Hamid.

 

Perkara pidana dalam kasus tersebut memang telah diputus oleh pengadilan dengan mantan teller BRI berinisial NV sebagai terdakwa. Namun, penyelesaian di luar aspek pidana masih menyisakan sejumlah pertanyaan.

 

Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai perkembangan pemulihan hak nasabah, tindak lanjut administrasi, maupun evaluasi internal yang dilakukan manajemen BRI untuk mencegah kasus serupa terulang kembali.

 

Kasus tersebut bahkan telah melewati sedikitnya lima kali pergantian Branch Manager, mulai dari Hajar Sasongko, Novizar Rahim, Heru H., Diky Agietama hingga kini Ali Topan.

 

KUR Terus Didorong